Geliat Perekonomian dadakan disaat Sambangan

Sudah menjadi rutinitas, disaat minggu pertama awal bulan, desa Bermi dikunjungi tamu dari berbagai daerah dari pulau jawa, baik dari Jawa Tengah maupun propinsi lainnya. Tujuan kunjungan ribuan tamu ke desa ini adalah untuk menjenguk anak mereka (Sambangan) yang tengah mondok di Pesantren Tahfidzul Qur’an Raudlatul Falah.

Sejak Berdiri Ponpes anak – anak Tahfidzul Qur’an Raudlatul Falah, suasana minggu pertama awal bulan di Desa Bermi emang terasa beda. Ramai orang tua dari berbagai daerah yang menggunakan mobil baik roda dua maupun roda empat, sesak memenuhi jalan utama Desa Bermi. bahkan disaat saat tertentu terjadi kemacetan.

Momentum ini dimanfaatkan masyarakat Desa Bermi dengan baik. banyak usaha yang dilakukan yang tentunya bermuara pada peningkatan kesejahteraan, minimal bisa menambahi uang saku untuk keluarga. Banyak juga diantara masyarakat yang mengenalkan produk hasil bumi dari Desa Bermi, seperti mangga, rambutan, kelapa muda, sampai “Tape” olahan dari ketyela khas dari Gembong.

Jika dilihat dari potensi desa, ini adalah peluang yang besar tentunya, bagi masyarakat desa umumnya. Karena tanpa mendatangkan orang dari luar pun , banyak masyarakat yang tetap akan berduyun duyun masuk ke Desa bermi setiap bulannya. Tergantung bagaimana mereka memanfaatkan momentum berharga ini,  yang tentunya tidak semua desa miliki.

Facebook Comments

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan